21 Apr 2020

Di Tengah Pandemi Corona, Permintaan Kopi di Amerika dan Eropa Melonjak Drastis

images

INDOZONE.ID - Di tengah wabah pandemi virus corona saat ini, ternyata orang-orang lebih banyak membutuhkan asupan kafein. Buktinya, permintaan kopi di Amerika dan Eropa malah melonjak drastis.

Jika beberapa sektor bisnis mengalami kerugian di tengah wabah pandemi corona, namun hal itu tidak berlaku pada bisnis kopi. Penjualannya terus meningkat di sejumlah negara, terutama di Amerika dan Eropa.

Mengutip Financial Times, seorang ketua koperasi kopi terbesar di Brasil, Jose Marcos mengatakan bahwa jumlah ekspor kopi ke Eropa dan Amerika Utara mengalami peningkatan dalam periode terjadinya wabah corona.

kopi
Ilustrasi kopi. (Pexels)

Pada tahun 2020 ini, mereka menargetkan penjualan kopi sebanyak 400.000 karung dengan masing-masing berisikan 60 kilogram kopi. Namun yang terjadi pada Maret 2020, permintaan kopi malah meningkat tajam dan melebihi target, yakni mereka telah mengekspor sekitar 800.000 karung kopi.

"Kami memiliki permintaan kopi yang sangat tinggi, terutama dari Eropa. Konsumsi telah meningkat tajam juga di supermarket Amerika, dan mereka ingin menambah stoknya," ungkap Magalhaes.

Tingginya permintaan kopi itu tentu ada alasannya. Saat ini, orang-orang lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah ketimbang pergi kafe. Wabah virus corona telah memaksa mereka menyiapkan kopi sendiri dari rumah.

Maglhaes berharap, tingginya permintaan kopi itu dapat berkelanjutan sehingga bisa menjaga harga kopi pada level sekarang ini.

Sumber: https://www.indozone.id/food/1xsx9R/di-tengah-pandemi-corona-permintaan-kopi-di-amerika-dan-eropa-me