30 Mar 2020

Pengusaha Sawit: Ekspor CPO Turun 35,6 Persen

images

KBRN, Jakarta : Memasuki awal tahun 2020, harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah meningkat menjadi rata-rata USD 830/ton Cif Rotterdam (Januari) dibandingkan harga rata-rata pada Desember 2019 yakni USD 787/ton.

"Harga yang baik ini diharapakan akan menjadi penyemangat bagi pekebun dan perusahaan perkebunan untuk memelihara kebun dengan lebih baik agar mendapatkan produktivitas yang tertinggi," ujar Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Kamis (26/3/2020).

Mukti merinci, produksi CPO pada bulan Januari 2020 sedikit mengalami kenaikan dibandingkan dengan produksi bulan Desember 2019 yaitu 3,48 juta ton dibanding dengan 3,45 juta ton. Konsumsi domestik juga sedikit naik dari 1,45 juta ton menjadi 1,47 juta ton (+1,8%) sementara ekspor turun cukup banyak yaitu dari 3,72 juta ton menjadi hanya 2,39 juta ton (-35,6%). Penurunan ekspor terjadi pada CPO, PKO, biodiesel, sementara oleokimia naik dengan 22,9%.

Penurunan ekspor terjadi hampir ke semua negara tujuan yaitu ke China turun 381 ribu ton (-57%), ke EU turun 188 ribu ton (-30%), ke India turun 141 ribu ton (-22%), dan ke Amerika Serikat turun 129 ribu ton (-64%) sementara ke Bangladesh naik dengan 40 ribu ton (+52%).

"Penurunan ekspor yang cukup drastis dalam bulan Januari kemungkinan karena masih tersedianya stock di negara-negara importir utama, atau importir menunggu respon pasar terhadap program B30 yang diterapkan Indonesia," ungkapnya.

Mukti menambahkan, situasi politik ekonomi dunia dan harga minyak bumi yang tidak menentu akhir-akhir ini serta adanya pandemi corona yang melanda hampir seluruh dunia turut berdampak pada perlambatan ekonomi global yang berimbas pula pada penurunan konsumsi minyak nabati terutama yang diimpor.

"Situasi ini dikhawatirkan akan menekan harga minyak nabati termasuk minyak sawit," tandasnya.

Sumber: http://rri.co.id/post/berita/808483/ekonomi/pengusaha_sawit_ekspor_cpo_turun_356_persen.html