30 Mar 2020

Ramadan, Stok Gula Pasir Cukup Pemkot Jamin Ketersediaan 600 Ton

images

MAKASSAR, BKM — Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menjamin stok gula pasir cukup untuk kebutuhan hingga bulan suci Ramadan. Saat ini, jelas Iqbal, sekitar 600 ton gula pasir yang siap diedarkan ke pasar.

Selain itu, masih ada tambahan sekitar 1.000 ton yang bakal tiba. Selain itu, ada juga stok row sugar dari PTPN.


“Soal stok gula pasir, Insyaallah aman hingga ramadan,” kata Iqbal saat menggelar Video Conference dengan wartawan dari ruang kerjanya di Balai Kota, Kamis (26/3).


Mantan Kepala Balitbangda Sulsel itu menambahkan, berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga gula pasir memang mengalami kenaikan menjadi Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram. Harga itu sudah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ada pada nilai Rp12.500 per kilogram.


Namun Iqbal mengemukakan kenaikan harga itu masih dalam batas wajar. Nanti jika harganya sudah melampaui Rp 20 ribu lebih, pihaknya tentu akan melakukan operasi pasar.”Saat ini harganya memang sudah diatas HET tapi masih dalam kontrol,” jelasnya.


Dia mengemukakan, sebanyak 1.000 ton gula yang akan tiba di Makassar, nantinya akan dipersiapkan untuk kebutuhan selama ramadan.


Selain gula pasir, Iqbal juga melaporkan jika stok beras yang ada sebanyak 35 ribu ton. Cukup untuk memenuhi kebutuhan yang ada.


Dia mengakui, dampak yang sangat terasa saat ini, yakni melemahnya perekonomian di Kota Makassar setelah beberapa hari dilakukan sosial distancing dan berubah menjadi self distancing. Akibatnya, sejumlah toko seperti retail, pusat perbelanjaan hingga pasar dibatasi jam kerjanya.


Mengantisipasi hal itu, tentu diperlukan kebijakan pemerintah setempat. Untuk itu, Pj Wali Kota, Iqbal Suhaeb menyatakan pihaknya tetap mengantisipasi terkait pelemahan ekonomi tersebut, dengan melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak swasta dalam memenuhi kebutuhan pasar.


“Dalam memenuhi kebutuhan pokok, kami sudah melakukan kerjasama dengan beberapa distributor barang. Terutama terkait dengan stok komoditi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” jelasnya.


Langkah lain yang diambil adalah meminta Pemprov Sulsel memfasilitasi ke pusat untuk memberi peluang bagi pengusaha lokal menjadi importir. Terutama untuk impor komoditi bawang putih dan gula agar Sulsel tidak terlalu tergantung pada importir dari Jawa.


Terpisah, pemerhati sosial, Nila S menegaskan, langkah yang dilakukan Pemkot Makassar perlu direspons dengan baik. Apalagi, telah melakukan antisipasi kebutuhan pokok menjelang ramadan.”Kita patut apresiasi langkah yang dilakukan pemkot dalam mengupayakan ketersediaan stok bahan pokok jelang ramadan, seperti stok gula pasir. Gula pasir sangat dibutuhkan masyarakat saat bulan ramadan,” ujar Nila.(rhm)

Sumber: https://beritakotamakassar.fajar.co.id/berita/2020/03/27/ramadan-stok-gula-pasir-cukup/