
Yogyakarta — PT LPP Agro Nusantara resmi membuka Pelatihan Auditor ISPO Angkatan 42 hari ini di Convention Hall Lantai 2 Kantor Pusat PT LPP Agro Nusantara.
Program ini merupakan hasil kerjasama strategis antara Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) dan PT LPP Agro Nusantara dalam mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.
Pelatihan Auditor ISPO Angkatan 42 LPP Agro Nusantara berlangsung selama dua tahap — In House Training di Yogyakarta pada 18-20 Mei 2026, dilanjutkan Praktik Audit dan Sertifikasi di Palembang pada 21-23 Mei 2026.
45 Peserta dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Daerah
Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan ini, dengan mayoritas berasal dari dinas perkebunan dan peternakan di berbagai daerah seluruh Indonesia.
Dengan demikian, pelatihan ini menjadi wadah strategis dalam mempersiapkan auditor ISPO yang kompeten dan siap bertugas di lapangan.
Selain itu, kehadiran peserta dari berbagai daerah mencerminkan luasnya jangkauan program ISPO dalam mendorong tata kelola kelapa sawit yang berkelanjutan secara nasional.
Sambutan Pimpinan Pelatihan: Auditor ISPO Jawaban atas Tantangan Industri Sawit
Bapak Oni Apriyanto, S.P., MSc., Subject Matter Expert PT LPP Agro Nusantara, membuka pelatihan dengan menyambut hangat seluruh peserta yang hadir.
“Selamat datang Bapak dan Ibu sekalian,” ujar beliau mengawali sambutannya.
Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa Auditor ISPO merupakan jawaban nyata atas permintaan yang ada demi mewujudkan Indonesia sebagai negara perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia.
Oleh karena itu, beliau memaparkan berbagai tantangan yang saat ini dihadapi industri perkebunan kelapa sawit, sekaligus memberikan overview pelatihan ISPO secara menyeluruh.
Beliau juga menjelaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah agar peserta mampu memahami kebijakan dan peraturan pemerintah serta menerapkan standar ISPO secara tepat di lapangan.
Opening Ceremony: Direktur LPPAN Resmi Buka Pelatihan
Bapak Pranoto Hadi Rahardjo, S.T., M.M., Direktur PT LPP Agro Nusantara, menyambut hangat seluruh peserta yang hadir di Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan ini.
Beliau menegaskan bahwa ISPO merupakan bentuk integritas dari Sustainable Palm Oil Indonesia yang harus terus diperkuat oleh seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, Pranoto Hadi Rahardjo menyampaikan harapannya agar industri perkebunan sawit Indonesia mampu tumbuh menjadi yang terdepan di tingkat global.
“Semoga Bapak dan Ibu bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari pelatihan ini,” ujar Bapak Pranoto Hadi Rahardjo kepada seluruh peserta.
“Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini pelatihan Auditor ISPO resmi dibuka,” tegasnya, menandai dimulainya pelatihan secara resmi.
LPP Agro Nusantara Konsisten Dukung Sertifikasi ISPO Nasional
Melalui Pelatihan Auditor ISPO Angkatan 42 ini, PT LPP Agro Nusantara terus membuktikan perannya sebagai mitra terpercaya Ditjenbun dalam pengembangan SDM perkebunan nasional.
Selain itu, program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak auditor yang unggul, cakap, dan mampu mendorong terciptanya Sustainable Palm Oil di Indonesia.
Harapannya, seluruh peserta mampu menyelesaikan pelatihan dengan optimal dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan industri perkebunan kelapa sawit Indonesia.

