Berita & Artikel

Kawal Keberlanjutan Bisnis 2027, LPP Agro Nusantara Gelar Sosialisasi Risk Awareness dan Pemetaan Risk Register

Yogyakarta – 8 September 2026, PT LPP Agro Nusantara melalui bagian Transformasi, Sistem, & Manajemen Risiko menggelar agenda ERIN Engagement, Sosialisasi Risk  Awareness, Risk Culture, Serta Penyusunan Risk Register2027. Kegiatan yang diadakan di Ruang Transformasi Gedung Kampus LPP Agro Nusantara ini kurang lebih dihadiri 35 peserta perwakilan dari berbagai unit kerja dan divisi. 

Rangkaian acara diawali dengan sambutan pembuka dari SEVP Business Support PT LPP Agro Nusantara, Bapak Sosiawan Hary Kustanto, bersama dengan Bapak Teguh sebagai Kepala Bagian Transformasi Bisnis, Sistem dan Manajemen Risiko. 

Dalam sambutannya, Bapak Sosiawan Hary Kustanto menekankan pentingnya membangun budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi. Penerapan risk Awareness bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan instrumen strategis untuk memetakan potensi hambatan serta memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan secara terukur dan berkelanjutan. 

Sesi Hands-on & Integritas Fitur Sistem ERIN
Agenda utama dilanjutkan dengan pemaparan teknis serta sesi ERIN Engagement. Pada sesi ini, para peserta diajak melakukan praktik dengan masuk ke dalam portal erin.ptpn.id menggunakan akun divisi masing-masing. 

Melalui pendampingan ini, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai fitur-fitur utama di dalam aplikasi ERIN, seperti penyusunan konteks risiko (context), pemetaan RSCA (Risk and Control Self-Assessment), penentuan sarana naratif, hingga analisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi profil risiko unit kerja. 

Salah satu keunggulan utama dari portal ERIN ini adalah kemampuannya dalam menyajikan pemetaan risiko secara bertingkat dan transparan, mulai dari level bagian hingga sub-bagian. Point  penting yang ditekankan dalam sosialisasi ini adalah prinsip dasar sistem ERIN bahwa “setiap orang adalah pemilik risiko”, baik Risk OfficerRisk Supervisor, maupun Risk Lead memiliki tanggung jawab langsung dalam mengelola dan memantau risiko sesuai dengan perannya masing-masing. 

Penyelarasan KPI & Penyusunan Risk Register 2027
Selain pemetaan berlapis, sistem ERIN juga mengintegrasikan indikator Kinerja Utama (Key Performance Indikator) pengukur formal pada unit kerja, baik yang diimpor langsung melalui APMS maupun ditambahkan secara manual. Pengintegrasian ini mempermudah setiap divisi untuk menyelaraskan target kinerja tahunan dengan langkah mitigasi risiko serta perhitungan potensi kerugian secara lebih presisi.

Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan simulasi Risk Register 2027 secara interaktif oleh seluruh peserta. Melalui agenda ini, PT LPP Agro Nusantara Optimis proses penyusunan 2027 dapat berjalan lebih transparan, terintegrasi, dan berbasis data digital sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola korporasi yang baik atau Good Corporate Governance. 

Share:

Facebook
LinkedIn

Table of Contents