Berita & Artikel

PT LPP Agro Nusantara Gelar Pelatihan Assessment Awareness untuk Kandidat BOD BUMN

Yogyakarta, 10 Agutsus 2026. PT LPP Agro Nusantara menyelenggarakan Pelatihan Assessment Awareness selama 2 hari secara tatap muka pada tanggal 10 & 11 Agutsus 2026 diikuti oleh calon- calon BOD dari PT Bionusa , PT RPN , PT KPBN, dan PT SPMN tepatnya di ruang Convention Hall Lantai 2 Gedung Pusat PT LPP Agro Nusantara Yogyakarta. Program ini membekali calon Direksi BUMN menghadapi proses seleksi kompetensi.

Latar Belakang Pelatihan Assessment Awareness

Direksi BUMN bertanggung jawab merumuskan arah strategi perusahaan. Mereka juga menjaga tata kelola perusahaan yang baik atau GCG. Kementerian BUMN menetapkan Standar Kompetensi BOD BUMN melalui PER-3/MBU/03/2023. Regulasi ini menjadi acuan utama dalam proses seleksi Direksi.Selanjutnya, kandidat memerlukan kesiapan optimal dari sisi pengetahuan, fisik, mental, dan emosional. Karena itu, perusahaan memberikan tiga bekal utama kepada peserta.Ketiga bekal tersebut meliputi internalisasi sepuluh kompetensi standar BOD BUMN. Selain itu, peserta juga mendalami proses asesmen dan strategi merespon instrumen simulasi.

Rangkaian Materi Hari Pertama

Sesi pembuka diisi Ir. Zulkifli Zein, M.M. sebagai Subject Matter Expert LPP Agro sekaligus pimpinan kursus yang memaparkan overview proses asesmen. Selanjutnya, Elvia Wisudaningrum, SE., M.Psi, Psi. menjelaskan sepuluh kompetensi Kementerian BUMN. Materi tersebut mencakup Professional Qualification serta teknik penyusunan key words kompetensi. Dengan demikian, peserta memahami cara merumuskan jawaban berbasis kompetensi secara tepat.

Dwi Ari Setyo Nugroho, M.Psi, Psi. kemudian memandu teknik penyusunan CV dan self assessment. Beliau juga menjelaskan pemahaman simulasi dalam Assessment Center kepada peserta. Hari pertama ditutup dengan sesi instrumen analisis bersama Zulkifli Zein. Sesi ini memperdalam kemampuan peserta membaca instrumen asesmen secara kritis.

Simulasi Intensif di Hari Kedua

Memasuki hari kedua, Tim LPPAN memandu simulasi Leaderless Group Discussion atau LGD. Peserta lalu melanjutkan simulasi Role Play beserta pembahasannya. Sesi berikutnya berupa simulasi Case Study berdurasi seratus dua puluh menit. Kegiatan ini melatih peserta menganalisis kasus bisnis secara komprehensif. Setelah ishoma, peserta membahas hasil simulasi Case Study bersama fasilitator. Selanjutnya, mereka mengikuti simulasi In-Tray Exercise sebagai penutup rangkaian materi. Hari kedua diakhiri dengan sesi learning point dan closing. Tim LPPAN yang terlibat meliputi lima fasilitator berpengalaman di bidang asesmen.

Tujuan dan Manfaat Program

Pelatihan Assessment Awareness bertujuan memperkuat pemahaman kompetensi, kualifikasi, dan traits peserta. Dengan begitu, peserta mampu merespon seluruh alat tes secara maksimal. Evidence kompetensi asesi tercermin melalui dua jalur utama. Pertama, evidence tertulis dalam CV dan kuesioner kompetensi yang divalidasi asesor. Kedua, evidence diekspresikan melalui simulasi seperti Studi Kasus, In-Tray, LGD, dan Roleplay. Ekspresi kompetensi ini harus mencerminkan internalisasi nyata, bukan sekadar karangan bebas.

Selain itu, peserta memperoleh insight mengenai proses talent pooling BUMN. Program ini juga membekali peserta menghadapi Big Five Personality Test dengan percaya diri. Melalui Pelatihan Assessment Awareness ini, PT LPP Agro Nusantara berharap kandidat BOD BUMN siap menghadapi proses seleksi. Program tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan mencetak pemimpin berkualitas di lingkungan PTPN Group.

Share:

Facebook
LinkedIn

Table of Contents