
Yogyakarta, 15 Oktober 2026 – PT LPP Agro Nusantara terus mengakselerasi transformasi digital di lingkungan kerja Perusahaan dengan menyelenggarakan kegiatan User Acepptance Testing (UAT) untuk aplikasi Budgeting & Project Planning (BOP) dan Finance (FIN-13). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Convention Hall Lt. 2 Gedung Pusat PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta.
Agenda ini mencakup pemaparan progres pengembangan aplikasi serta pengujian langsung oleh para perwakilan pengguna dari setiap peran fungsi untuk memastikan sistem berjalan optimal dan sesuai kebutuhan sebelum diimplementasikan secara penuh.
Langkah Maju Digitalisasi Pencatatan dan Tata Kelola
Kepala Bagian SDM & TI PT LPP Agro Nusantara, Ibu Feby Dwiardiani, menyampaikan apresiasinya atas pengembangan sistem ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan mendigitalisasikan proses perencanaan hingga pengajuan pembayaran merupakan milestone penting bagi perusahaan.
“Ini adalah suatu kemajuan bagi LPP Agro Nusantara karena berhasil mendigitalisasikan pencatatan operasional dan keuangan kita,” ujar Feby.
Integrasi Sistem BOP dan FIN-13
Aplikasi BOP dirancang untuk membantu perusahaan dalam merencanakan dan mengesahkan anggaran setiap proyek secara digital. Anggaran disusun oleh tim proyek, kemudian disetujui secara berjenjang oleh pejabat terkait menggunakan tanda tangan elektronik, dengan histori perubahan anggaran yang tercatat secara rapi.
Sementara itu, sistem FIN-13 mendigitalkan seluruh alur pengajuan pembayaran, mulai dari permohonan, verifikasi, hingga persetujuan. Untuk kebutuhan proyek, pengajuan pembayaran pada FIN-13 secara otomatis terintegrasi dengan anggaran di aplikasi BOP, sehingga seluruh pengeluaran tetap terkendali dan sesuai rencana anggaran yang disetujui.
Sistem ini juga dilengkapi dengan Dashboard Monitoring real time yang memudahkan pimpinan dan tim terkait memantau status anggaran, proses yang tertunda, persetujuan, serta penyerapan anggaran dalam satu tampilan transparan.
Manfaat Utama Sistem Digital Baru
Melalui penerapan aplikasi BOP & FIN Digital, PT LPP Agro Nusantara memperoleh berbagai nilai tambah operasional:
- Terintegrasi: Proses perencanaan anggaran proyek hingga eksekusi pembayaran berjalan dalam satu alur yang berkesinambungan.
- Transparan dan Terpantau: Setiap tahapan proses dapat dilacak kapan saja secara akurat.
- Terkendali: Meminimalisasi potensi over budget karena pengeluaran mengacu ketat pada anggaran yang telah disahkan.
- Efisien dan Paperless: Proses persetujuan berjenjang dilakukan secara digital sehingga lebih cepat, praktis, dan ramah lingkungan tanpa penggunaan kertas.
Melalui pelaksanaan UAT ini, PT LPP Agro Nusantara berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola internal serta menghadirkan budaya kerja digital yang responsif, transparan, dan akuntabel.

