
Yogyakarta — PT LPP Agro Nusantara menggelar pelatihan Peningkatan Pemahaman Manajemen Pengarsipan PT Perkebunan Nusantara I hari ini, 16 April 2026.
Pelatihan ini mengusung pendekatan Budidaya 5R sebagai metode utama dalam membenahi sistem pengarsipan perusahaan.
Kegiatan diadakan di Ruang Transformasi, Gedung Kampus PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta, dan diikuti oleh 20 peserta dari PTPN I.
Tantangan Pengarsipan Pasca Merger PTPN
Kadiv Sekretaris Perusahaan PTPN I, Bapak Aris Handoyo membuka sesi arahan dengan mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya manajemen pengarsipan yang baik.
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa tantangan pengarsipan semakin besar pasca merger beberapa PTPN yang telah berlangsung sebelumnya.
Dengan demikian, pelatihan ini hadir sebagai langkah nyata untuk mempersiapkan seluruh insan PTPN I menghadapi tantangan tersebut.
Arahan Direktur SDM dan TI PTPN I
Selanjutnya, Direktur SDM dan TI PTPN I, Ibu Siwi Peni, menyampaikan arahan tegas mengenai keamanan data arsip perusahaan.
Beliau mengingatkan seluruh peserta bahwa keamanan arsip merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh diabaikan.
“Pengamanan pengarsipan itu penting, wajib untuk diawasi dari hulu ke hilir,” tegas Ibu Siwi Peni di hadapan seluruh peserta.
Rangkaian Materi Klasifikasi dan Pengelolaan Arsip
Ibu Dra. Tuti Sriwidayanti, M.Si. membawakan materi utama pelatihan yaitu Klasifikasi dan Pengelolaan Arsip sepanjang hari.
Materi ini terbagi dalam lima sesi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan dua sesi break dan ISHOMA.
Melalui pendekatan yang sistematis, seluruh peserta aktif mengikuti setiap sesi dengan antusias hingga pelatihan selesai.
Komitmen LPP Agro Nusantara dalam Pengembangan SDM
Pelatihan Manajemen Pengarsipan PTPN I bersama LPP Agro Nusantara ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi SDM di lingkungan PTPN Group.
Selain itu, LPP Agro Nusantara terus menghadirkan program pelatihan yang relevan dan berdampak nyata bagi seluruh mitra perusahaan.
Harapannya, seluruh peserta mampu mengaplikasikan ilmu pengarsipan ini secara langsung demi menjaga keamanan dan kerapian data perusahaan ke depan.

