Berita & Artikel

Satukan Visi Manajemen dan Pekerja, LPP Agro Nusantara Gelar Synergy in Corporate Transformation untuk SPBUN

Pelatihan Synergy in Corporate Transformation PTPN Group di LPP Agro Nusantara

Direktur PT LPP Agro Nusantara, Pranoto Hadi Rahardjo, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Beliau mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Holding PTPN kepada LPP Agro Nusantara.

“Rekan-rekan SPBUN memiliki peran penting dalam menjaga arah perusahaan, keberlanjutan bisnis, dan kesejahteraan karyawan. Melalui pelatihan ini, semoga para peserta dapat memperkuat kemampuan serta dapat berdialog secara be parted. Diharapkan para peserta dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan masing-masing.” Tutur Pranoto. 

Respons Dinamika Aksi Korporasi dan Regulasi Baru

Pelatihan ini hadir untuk merespons fase akhir transformasi PTPN Group. Fase ini meliputi penyelarasan bisnis, aset, pengelola, serta penyederhanaan (streamlining) dari 68 menjadi 19 anak usaha hingga Desember 2026. Selain itu, program ini juga membekali pekerja terkait Regulasi Ketenagakerjaan Baru sesuai UU Perlindungan Ketenagakerjaan dan Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023.

Sambutan Ketua umum Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) yang diwakili oleh bendahara umum FSPBUN, Adi Sukmawadi, mengajak seluruh peserta memanfaatkan ruang diskusi secara bijak dan konstruktif selama pelatihan berlangsung.

“Sampaikan aspirasi dan diskusi secara baik demi ketersinambungan perusahaan. Semoga materi pelatihan ini dapat Anda terapkan di basis unit kerja masing-masing,” ungkap Adi Sukma.

Jaga Sustainability Perusahaan melalui Kolaborasi

Direktur SDM dan Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), A. Miftahuddin Amien, secara resmi membuka program pelatihan melalui via zoom. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan (sustainability) perusahaan demi masa depan generasi penerus.

Perusahaan ada karena karyawan, dan karyawan ada karena perusahaan. Jika ada hal yang berdampak negatif bagi sustainability, saya pasti menolaknya. Kita harus membangun peradaban perkebunan untuk keberlanjutan anak cucu kita kelak,” tegas Miftahuddin.

Beliau berpesan agar 40 peserta yang hadir di Yogyakarta memanfaatkan proses pembelajaran ini untuk saling berbagi ilmu. “Kunci utamanya adalah kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang baik. Mari kita jaga PTPN menjadi percontohan yang baik,” lanjutnya.

Empat Agenda Pelatihan Synergy in Corporate Transformation

Selama dua hari, peserta dibekali empat materi utama melalui metode in-class training, interactive lecture, studi kasus, simulasi, dan team building:

  • Agenda Transformasi & Aksi Korporasi: Pemaparan arah Strategic Transformation and Value Creation serta Tata Kelola SDM bersama Kepala Divisi Strategi dan Kepala Divisi Operasional SDM Holding PTPN Group.
  • Hak & Dampak Finansial Karyawan: Pembahasan mendalam terkait Employee Rights and Financial Implications of Corporate Actions.
  • Hubungan Industrial & Regulasi: Pendalaman regulasi baru ketenagakerjaan (Regulatory Friction & New Employment Law Landscape) bersama praktisi hubungan industrial, Luqman Fauzi dan tim.
  • Tim Solid & Dialog Bipartit: Penguatan dialog sosial yang konstruktif (Constructive Social Dialogue) dan kegiatan Team Building.

Melalui Pelatihan Synergy in Corporate Transformation ini, PT LPP Agro Nusantara berkomitmen mendampingi transformasi bisnis PTPN Group. Pelatihan ini memupuk keselarasan antara manajemen dan pekerja demi ketersinambungan perusahaan yang berkelanjutan.

Share:

Facebook
LinkedIn

Table of Contents